Minggu, 28 April 2013


Pemain Afrika Yang Pernah merasakan Tropi  Piala Eropa Bersama AC Milan

George Weah
 
 
Informasi pribadi
Nama lengkap George Tawlon Manneh Oppong Ousman Weah
Tanggal lahir 1 Oktober 1966 (umur 46)
Tempat lahir Monrovia, Liberia
Tinggi 1.84 m (6 ft 0 in)
Posisi bermain Striker
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1981–1984
1984–1985
1985–1986
1986–1987
1987–1987
1987–1988
1988–1992
1992–1995
1995–2000
2000
2000
2000–2001
2001–2003
Young Survivors Clareton
Bongrange Company
Mighty Barolle
Invincible Eleven
Africa Sports
Tonnerre Yaoundé
AS Monaco
Paris Saint-Germain
A.C. Milan
Chelsea
Manchester City
Olympique Marseille
Al-Jazira
0 (0)
2 (1)
10 (7)
23 (24)
0 (0)
18 (15)
102 (47)
96 (32)
114 (46)
11 (4)
7 (1)
19 (5)
8 (13)

Tim nasional
1988–2002 Liberia 60 (22)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 13:42, 08 Desember 2007 (UTC).
George Manneh Oppong Ousman Weah (lahir di Monrovia, 1 Oktober 1966; umur 46 tahun) adalah seorang politikus dan mantan pemain sepak bola Liberia.
Weah dilahirkan pada 1966 dari keluarga dengan 12 anak dan tumbuh di lingkungan kumuh di Monrovia. Pada tahun 1995, ia meraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA, sehingga merupakan orang Afrika pertama yang meraih gelar tersebut, Pemain Terbaik Eropa, serta Pemain Terbaik Afrika. Ia sering dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola Afrika terbaik sepanjang masa. Sepanjang kariernya, ia telah bermain di beberapa klub di Eropa, termasuk Monaco, Paris Saint Germain, dan AC Milan. Meskipun sukses di klub, ia belum pernah mencicipi ajang Piala Dunia FIFA bersama dengan tim nasional sepak bola Liberia.
Sejak pensiun, Weah beralih menjadi politikus. Ia dikalahkan oleh Ellen Johnson-Sirleaf dalam pemilu presiden Liberia pada Oktober dan November 2005.

Karier sepak bola


   
Pemain Muslim pertama yang pernah merasakan  tropi liga champion


Zinedine Yazid Zidane (lahir di Marseille, Perancis, 23 Juni 1972), dengan nama panggilan Zizou adalah seorang pemain sepak bola Perancis keturunan Aljazair. Posisinya adalah gelandang menyerang. Ia memulai karir sebagai pemain di klub AS Cannes dan kemudian bermain di Girondins Bordeaux, Juventus, dan terakhir di Real Madrid. Ia pensiun dari sepak bola klub pada tahun 2006 dan pensiun dari tim nasional sepak bola Perancis setelah Piala Dunia 2006.


Setelah penampilan Zidane di Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, tidak sedikit publik sepak bola yang menganggapnya sebagai pemain terbaik di dunia. Kelebihan dan keahliannya melakukan dribbling dan penguasaan bola, mempersulit pemain lawan untuk merebut bola darinya.

Zidane memiliki empat anak, hasil pernikahannya dengan Véronique Zidane (kelahiran Lentisco), seorang mantan pedansa Perancis dan model Spanyol.

Zizou dilahirkan di Marseille dan dibesarkan di La Castellane. Walaupun lahir di Marseille, Zizou belum pernah bermain untuk Olympique de Marseille. Karir Zizou dimulai pada usia 14 tahun, bakat anak imigran Aljazair ini ditemukan oleh seorang pencari bakat dan mendapat tempat di Akademi AS Cannes. Selama di liga Prancis, Zizou bermain untuk AS Cannes dan Girondins Bordeaux, sebelum dibeli oleh Juventus sebesar £3 juta.

Pada tahun 2001, Zizou ditransfer dari klub Italia, Juventus F.C. ke Real Madrid untuk kontrak selama 4 tahun dengan biaya transfer sebesar €66 juta, membuat ia menjadi pemain sepak bola dengan transfer termahal di dunia. Ia mencetak gol kemenangan 2-1 melawan klub Jerman, Bayer Leverkusen pada 2001-2002 Final Champions League di Glasgow di Hampden Park.

Tahun 2004 setelah Piala Eropa 2004 berakhir, Zidane memutuskan untuk pensiun dari sepak bola internasional, namun saat Perancis mengalami kesulitan untuk meloloskan diri ke Piala Dunia 2006, Zidane mengumumkan pada Agustus 2005 bahwa ia akan kembali bermain di tim nasional dan memutuskan bahwa ia akan mundur setelah Piala Dunia 2006 berakhir. Pada tanggal 25 April 2006, Zizou secara resmi mengumumkan keputusannya untuk mundur dari klub dan tim nasional sepak bola Perancis setelah Piala Dunia 2006.

Pada tanggal 7 Mei 2006 Zizou memainkan
pertandingan terakhir sebagai tuan rumah untuk Real Madrid di Stadion Santiago Bernabéu. Pemain Real Madrid memakai baju kaos khusus yang bertuliskan “Zidane 2001-2006″ tertulis di bawah logo klub. Pertandingan ini melawan Villarreal CF dengan hasil akhir seri 3-3.

Pada dua pertandingan awal Piala Dunia 2006, ia tampil buruk dan bahkan harus absen pada pertandingan ketiga akibat akumulasi kartu kuning. Zidane kemudian menunjukkan permainan terbaiknya di babak berikutnya. Namun, karir Zidane harus berakhir buruk saat ia dikartu merah oleh wasit Horacio Elizondo pada pertandingan final piala dunia akibat menanduk bek Italia, Marco Materazzi di bagian dada.

Zidane terpilih sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2006 versi FIFA dan para wartawan yang meliput ajang tersebut dengan mendapat 2012 poin, kapten Italia Fabio Cannavaro di posisi dua dengan 1977 poin dan pemain Italia lainnya, Andrea Pirlo di posisi tiga dengan 715 poin. Alasan ia dipilih menjadi pemain terbaik karena berhasil menampilkan penampilan yang menawan serta menunjukkan kepemimpinan yang baik dalam membawa Perancis hingga ke babak final.

Gelar yang telah Zidane persembahkan kepada Perancis dan klubnya selama ini, antara lain : Piala Dunia (1998), Piala Eropa (2000), Liga Champions (2001/2002), Piala Toyota (1996 dan 2002), Seri A (1996/1997 dan 1997/1998), La Liga (2002/2003), dan Runner Up Piala Dunia (2006)

Zidane pernah tiga kali terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia (1998, 2000, 2003) dan sekali menjadi Pemain Terbaik Eropa (1998), serta sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia (2006).

BIODATA

Nama lengkap : Zinedine Yazid Zidane

Nama Panggilan : Zizou

Lahir : Marseille, Perancis, 23 Juni 1972

Posisi : Gelandang Menyerang

Karir Profesional :

* AS Cannes, 6 gol dari 65 kali main (1988-1992)
* Girondins Bordeaux, 32 gol dari 157 kali main, (1992-1996)
* Juventus F.C., 29 gol dari 190 kali main (1996-2001)
* Real Madrid, 46 gol dari 202 kali main (2001-2006)
* Tim Nasional Perancis, 31 gol dari 108 kali main, (1994-2006)

Penghargaan :

* Pemain Terbaik Eropa (1998)
* Pemain Terbaik Dunia (1998, 2000, dan 2003)
* Pemain Terbaik Piala Dunia (2006)

Kamis, 25 April 2013

Resume Buku Meditation For Starter


             Resume
MEDITATION FOR STARTER
Kedamaian adalah kondisi jiwa yang alamiah, kedamaian takan pernah di temukan di luar diri sendiri. Semakin banyak anda melakukan kegiatan untuk mencari kedamaian semakin anda tak bisa beristirahat, semakin  sering anda mencari kebahagiaan dalam panca indra, semakin anda tak bahagia. Setiap orang, tidak peduli seberapa sibuknya, perlu menyisihkan waktu beberapa saat setiap harinya untuk berlatih seni melakukan aktivitas dengan ketenangan. Anda tak kan pernah menemukan kedamaian sampai anda menjadikan kedamaian itu sebagai bagian dari aktivitas anda.
Meditasi adalah suatu keadaan di mana perhatian seseorang tidak lagi terikat pada parade kehidupan yang di warnai masa lalu dan problema, melainkan sepenuhnya terikat pada pengalaman suprasadar. Suprasadar adalah situasi dimana kita berada di atas kesadaaran sadar normal kita, dari tingkat yang lebh tinggi itu datang penglihatan dan inspirasi yang lebih dalam, ketika pikiran kita sedang dalam keadaan tenang. ada tiga tingkatan kesadaran : yang pertama yaitu pikiran sadar adalah keadaan atau tingkatan normal kesadaran kita. keadaan itu hanya mewakili sebagian kecil dari keseluruhan kesadaran. jauh di dalam nya, terletek bagian yang paling besar yang di sebut bawah sadar. yang ke dua tingkat bawah sadar adalah kegiatan yang tersembunyi namun dominan dari jiwa kita, biasanya kita mengalami keadaan bawah sadar saat kita tidur. yang ketiga suprasadar adalah semua yang mewakili tingkat kesadaran yang jauh lebih tinggi dan sesungguhnya inilah sumber kesadaran.
 Meditasi seperti jalan untuk menemukan nada yang tepat dari instrumen anda karna kebanyak orang hidup seperti instrumen musik yang tidak harmonis, karna mereka tidak lagi mendengar nada dasar dalam diri mereka, interaksi mereka dengan kehidupan dan dengan orang lain hanya menghasilkan nada sambung. dalam  meditasi pikiran harus mudah menerima /reseptif,anda tak bisa berpikir menurut jalan anda saat melakukan meditasi yang khusuk. yang dapat anda lakukan hanyalah menyimak dan menerima kebajikan. meditasi adalah suatu proses untuk kembali ke pusat diri, atau proses belajar untuk berhubungan dengan hidup dan lingkungan di mana anda beradadan bukan dengan apa yang di jabarkan orang lain tentang anda.
Meditasi yang menghasikan ketenangan akan membuat anda tidak hanya mampu tenang selama aktivitas intens anda, tetapi menghadapi dan menerima dengan pemahaman bijak semua cobaan hidup. untuk menemukan ketenangan diri, simak baik- baik keheningan di dalam diri. menyimak atau mendengar dalam konteks ini adalah kata lain dari waspada penuh tidak mudah terombang ambing mentalnya, tetapi dapat mencapai tingkat kesadaran yang luar biasa. yang diperlukan untuk mencapai tingkat kesadaran itu hanyalah membuang kabut tebal kegelisahan mental. dengan bersikap pasrah anda akan mulai memahami hubungan anda dengan semua kehidupan. karna manusia Cuma seperti riak air dalam lautan besar keberadaan. keterpisahan kita hanyalah ilusi, melulu di hasilkan oleh ego dan di dorong oleh keberhasilan kecil kita. dalam realitas anda yang agung , anda sendirilah lautan kehidupan , karenanya simaklah, pasrah, relaks. tanpa relaksasi pikiran dan tubuh anda takan bisa berkonsentrasi secara mendalam. dan  takan benar – benar pasrah. Tidak ada sesuatu pun dalam hidup baik pikiran maupun lingkungan anda, yang bersipat tetap. jika pikiran dan lingkungan bersipat statis bagi anda itu karena anda telah merasa terikat.
Waktu yang paling baik untuk bermeditasi adalah saat anda bangun di pagi hari dan di malam hari menjelang tidur. ada waktu – waktu lain yang secara umum dianggap baik untuk bermeditasi, yaitu pukul enam pagi, tengah hari, enam sore, dan tengah malam. keempat waktu ini dianjurkan karena berhubungan dengan berubahnya energi dari atmosfir bumi. bermeditasi di seputar waktu itu, anda akan lebih mudah mendapatkan ketenangan jiwa. meditasi biasanya dipraktikkan sebagai suatu bentuk pemujaan namun seharusnya tidak perlu begitu. tujuan sebenarnya adalah untuk menolong kita menyadari siapa diri kita ini sampai ke tingkat yang lebih dalam, namun jika anda berpikir tuhan itu ada di dalam diri anda, pemujaan akan timbul sendirinya dalam diri anda. dengan kata lain semakin dalam anda masuk ke dalam kebenaran hati, semakin spontan perasaan perasaan mamuja itu timbul dalam diri. karena kebenaran tentang siapa sebenarnya anda, di balik ego anda. adalah sangat dahsyat dan langkah awal untuk mendapatkan ketenangan diri ialah dengan bersantai atau relaksasi. untuk relakssasi secara pisik, seperti halnya meditasi  anda harus tegang dulu, baru kemudian merasakan relaks di seluruh tubuh. untuk memulainya tarik napas dalam – dalam, perlahan saja, beberapa kali untuk memperlancar aliran darah dan lakukan itu sampai 4 atau 6 kali . jika anda merasakan suatu ketegangan di mana saja, berkonsentrasilah di sana dan bayangkan ruangan atau cahaya yang murni di daerah itu.
Ajaran agama kalau ia benar bersipat illahi, namun banyak keyakinan agama yang Cuma sedikit lebih baik dari pada takhayul. dalam hal penilaian , manusia sendiri lah yang menilai dirinya sendiri melalui mata batinnya. spiritualitas ditentukan oleh kebijaksanaan yang kita peroleh sebagai hasil dari latihan itu. dan hasil akhir dari latihan kita adalah kepasrahan dan jiwa yang damai dan gembira. jalan spiritual adalah proses menyadari dan mengingat  apakah kita sudah siap untuk kesempurnaan jiwa kita takan pernah hilang. kita telah menghipnotis diri dengan pembatasan – pembatasan itu sebagai bagian dari diri kita srndiri, dan menjadikan itu sebagai bagian dari diri kita. jalani hidup dengan cara yang anda ketahui dan yakini. realitas anda yang bersipat kekal adalah kedamaian, cinta, dan kegembiraan yang anda alami dalam jiwa anda sendiri. kedamaian akan menolong anda untuk memecahkan masalah, sementara orang lain, dengan cara hidup mereka yang terbelenggu oleh perhatian dan kecemasan, tidak menemukan pemecahanya. meditasi akan menyadarkan anda dalam dunia yang lebih baik, bukan dunia impian, tetapi dunia yang benar – benar nyata. meditasi mungkin tampak eksotis pada mulanya terutama tak ada seorang pun yang anda tau pernah melakukannya. namaun semakin sering anda melakukannya semakin kuat anggapan anda bahwa meditasi memainkan peran penting dalam kehidupan anda. melalui meditasi anda akan menemukan pengembangan kualitas perasaan yang akan menginspirasi orang lain untuk melihat masalah mereka , juga lebih konstruktif. meditasi akan mempertajam konsentrasi dan kekuatan kemauan anda hambatan dalam bentuk apapun akan musnah dan anda akan dapat melakukan dalam hitungan menit apa yang biasanya mungkin membutuhkan waktu berjam – jam, berhari – hari, atau munkin berminggu minggu.  meditasi akan memiliki arti yang sangat dalam sehingga tidak terlintas di benak anda untuk meninggalkanya, seperti halnya tidak terpikir oleh anda hendak meninggalkan shalat.
Jika anda bersikeras untuk hidup di lingkaran luar dan mengabaikan sumberkehidupan ( pusat kehidupan ) dalam diri sendiri, anda akan merasa diri anda kosong. tetapi jika anda memahami bahwa rahasia hidup lebih di dalam pusat diri anda sendiri, anda akan mendapat berkah yang melimpah ruah atas segala hal yang anda kerjakan.


















Resume
10 Jurus Terlarang (Langkah Gila Menjadi Pebisnis Sukses)
Jurus pertama, memulai dengan yang kanan. Ippho mengajak pembaca memaksilkan peran otak kanan. Pakar psikologi Daniel Goleman hemisfer otak kanan merupakan otak emosional. Ini terkait dengan kecerdasan emosional (EQ) dan dekat dengan daya intuitif, kreatif, dan ekstensif.  Sementara, otak kiri merupakan otak rasional yang memuat daya analisis, kalkulasi, dan perincian. Mayoritas orang kuat otak kirinya. Sementara, mereka yang kuat otak kanannya boleh dibilang minoritas. Justru di dalam suatu yang tidak mengikuti arus besar (mainstream) inilah ‘kegilaan’ itu berada.
Seorang pebisnis yang visioner berani menggunakan intuisinya.Sering terjadi petunjuk-petunjuk bisnis di pasar tidak komplit. Intuisi sangat berperan di sini. Selain itu, kreativitas menjadi penting. Guru pemasaran Philip Kotler mengakui ampuhnya kreativitas dalam marketing jeniusnya. Terakhir, satu kemampuan otak kanan adalah berpikir meluas. Seorang pebisnis butuh gambaran meluas tentang bisnisnya, impiannya, dan visinya.
Jurus kedua, keberanian memiliki impian dan mengeksekusinya dalam tindakan. Ippho memaparkan beberapa teladan bisnis-bisnis maupun penemuan besar yang lahir dari sebuah impian. Sebut saja Walt Disney dengan Disneyland, Einstein dengan Teori Relativitasnya, Wright bersaudara dengan khayalan pesawat terbangnya. Tapi, impian akan tinggal impian bila tidak ada aksi. Untuk itu, Ippho membuat rumusan DNA, dream and action.
Jurus ketiga, terjun seperti rollercoaster. Ippho mengajak orang menyiasati kegagalan. Pebisnis tidak akan maju jika tidak berani gagal. Kegagalan itu bumbu dalam bisnis. Donald Thrump dan Robert Kiyosaki pernah pailit. Tapi, mereka cukup ‘keras kepala’ untuk meratapi kegagalan. Layaknya rollercoaster, bisnis mereka harus kembali naik.
Jurus keempat, berdamai dengan badai. Sering kali orang menemukan kelemahan dalam bisnisnya dan ia cenderung memilih meratapi ketimbang bangkit. John Foppe, seorang yang dilahirkan dalam keadaan tidak berlengan mampu mengatasi kelemahannya. Ia mampu mengendarai mobil pada usia 16 tahun. Kini, ia populer sebagai motivator kawakan di Zig Ziglar Corporation. Kuncinya tak lain adalah passion.
Jurus kelima, duduk sama rendah. Semangat kebersamaan dan kerjasama tim jadi penting dalam bisnis. Ippho menyebutnya dengan team in love. Cinta (love) di sini diurai berdasarkan opini Sigmund Freud yang membagi cinta dalam 4 unsur, yakni hormat (respect), perhatian (care), tanggung jawab (responsibility), dan pengetahuan (knowledge). Empat unsur ini penting dimiliki oleh seorang pebisnis.
Jurus keenam, gantilah gelar dan jabatan. Personal branding sangat penting dalam membuka relasi bisnis. Caranya bisa sangat nyentrik. Ippho memberi tips langkah gila membuat gelar. Termasuk langkah gila memanfaatkan dan menebar kartu nama untuk membangun jejaring bisnis. Tom Peters berpendapat kartu nama itu tak ubahnya seperti kemasan. Sedikit banyak dapat menentukan apakah produk layak dipercaya atau tidak. Satu lagi, Ippho mengajak bagaimana secara gila menyapa pelanggan agar bisa ‘terbuai’ pada tujuan bisnis kita.
Jurus ketujuh, masuk surga paling dulu. Dengan judul lucu ini, Ippho mau mengajak orang bermental pengusaha maupun pemimpin. Seorang pengusaha akan membuka peluang kerja. Seorang pemimpin yang bijak akan menciptakan pemimpin di bawahnya. Dengan begitu, pondasi bisnis akan semakin kokoh. Ippho juga menawarkan satu cara gila bagaimana pembeli bisa mengejar-ngejar penjual. Sebuah cara gila yang membuat rejeki datang menghampiri kita dan bukan kita yang susah payah mencari rejeki.
Jurus kedelapan, membiarkan kudeta. Dalam jurus ini, Ippho memberi cara gila membuat merek punya nilai komersial. Bahkan, pada taraf tertentu, membiarkan konsumen sendirilah yang ‘membajak’ merek tersebut. Menyitir gagasan kontroversial Alex Wipperfurth  dalam Brand Hijack: Marketing without Marketing. Baginya, merek adalah kanvas kosong. Konsumen dibiarkan mewarnainya. Bahkan, ‘membajak’ merek tersebut (brand hijack). Aplikasinya, bagaiman para pelanggan loyal membentuk sebuah komunitas merek dan mereka merekrut semakin banyak anggota lagi.
Jurus kesembilan, mewaspadai zaman Edan. Ippho menekankan pentingnya pandangan positif pada zaman yang berubah dengan cepat. Ia menangkap ada 5 tren bisnis kontemporer, yakni pursuit spirituality, social marketing, people power, pursuit of simplicity, dan positivity insurection. Pada saat ini, pebisnis pun mulai menggali inspirasi bisnis dari sumber-sumber spiritual. Pebisnis juga mulai memperhatikan isu-isu ekologi dan sosial kemasyarakatan dalam kebijakan bisnisnya. Konsumen punya daya pengaruh kuat. Konsumen menginginkan produk-produk yang mengusung kepraktisan. Para pebisnis mulai berfokus pada apa yang bisa dikendalikan di tengah dunia serba krisis ini.
Jurus kesepuluh, mati dengan tenang. Bisnis tidak hanya perkara mengeruk keuntungan. Ippho mengajak pebisnis untuk membuka diri pada kepedulian sosial dengan passion dan compassion. Intinya, bagaimana para pebisnis juga memerhatikan etika dalam bisnis. Berbisnis dengan hati (conscience)
    


Resume Buku Zero to Hero


Resume

Zero to Hero

Suatu hari, di Masjidil Haram seorang guru tengah menyampaikan ilmu kepada murid-muridnya. Dengan lugas, jelas, dan komunikatif, guru tersebut mengajarkan materi fiqh, muamalah, jinayah dan hokum-hukum criminal.

Namun ada yang ganjil dalam majelis ini, ternyata Pak Guru tampak jauh lebih muda dari pada murid-muridnya. Bahkan di tengah profesi belajar mengajar, ia sempat minta izin untuk minum, padahal siang itu adalah bualan Ramadhan. Kontan saja “ulah” Pak Guru menuai Protes. “Kenapa Anda Minum, padahal ini ‘kan bulan Ramadhan?”, Tanya para murid. Ia menjawab, “Aku belum wajib Berpuasa.”

Siapa Pak Guru yang terlihat nyeleneh tersebut? Ia adalah Muhammad Idris Asy-Syafi’i, yang lebih  kita kenal dengan Imam Syafi’i.

 Kita tak usah heran dengan fragmen ini, karena pada usia belum baligh Imam Syafi’i sudah menjadi ulama yang disegani. Usia Sembilan tahun sudah hafal Al-Qur’an. Usia sepuluh tahun isi kitab Al-Muwatha’ karya Imam Malik yang berisi 1720 hadits pilihan juga mampu dihafalnya dengan sempurna. Pada usia 15 tahun telah menduduki jabatan Mufti (semacam hakim agung) kota Makkah, sebuah jabatan prestisius pada masa itu. Bahkan di bawah usia 15 tahun, Imam Syafi’i sudah dikenal mumpuni dalam bidang bahasa dan sastra Arab, hebat dalam membuat sya’ir, jago qira’at, serta diakui memiliki pengetahuan yang luas tentang adat istiadat Arab yang asli. Subhanallah.

Merekapun pernah Gagal
Imam Al-Ghazali adalah orang yang gemar mencatat ilmu-ilmu yang didapatkan hingga suatu saat dia berjalan membawa hasil ilmunya dan di rampok bawaannya. Perampok merebut bawaannya berupa catatan-catatan ilmu. Imam Al Ghazali bersikeras merebutnya, tapi dia malah di cemooh, masa mengandalkan ilmu hanya pada catatan bukan dari hafalan di hati, “Al-ilmu fish shudhur la fis suthuur…”
           
            Kegagalan inilah yang melecut dirinya untuk mengambil ibrah dan merubah cara belajarnya dari sekedar mencatat menjadi menghafal. Dan hasilnya luar biasa sebagaimana kita rasakan hingga saat ini. Kegagalan lainnya adalah beliau juga pernah tersesat dalam filsafat ilmu kalam namun akhirnya tersadar dan mengungkapkan kesesatan-kesesatan ilmu filsafat atau ilmu kalam.

Bermimpi Yuk!
            Penulis mengajak para pembaca bermimpi. Ada apa dengan mimpi? Mengapa kita harus bermimpi? Bukankah mimpi itu bunganya tidur? Apa kita harus tidur dulu? Bagaimana mau maju, bukankah kita sudah kebanyakan tidur?

Begini, suatu hari Umar bin Khatab ra melakukan dialog dengan beberapa orang di zamannya. Umar bin Khatab berkata : “Berangan-anganlah!” maka salah seorang diantara yang hadir berkata : “saya berangan-angan kalau saja mempunyai banyak uang (dinar dan dirham), lalu saya belanjakan untuk memerdekakan budak dalam rangka meraih ridha Allah.”

Seorang lainnya menyahut : “Kalau saya, berangan-angan memiliki banyak harta, lalu saya belanjakan fi sabilillah.” Yang lainnya menyahut : “Kalau saya mengangankan mempunyai kekuatan tubuh yang prima lalu saya abadikan diri saya untuk member air zam-zam kepada jama’ah haji satu persatu.”

Setelah Umar bin Khatab mendengarkan mereka, ia pun berkata : “Kalau saya, berangan-angan kalau saja di dalam rumah ini ada tokoh seperti Abdullah bin Al Jarrah, Umair bin Sa’ad dan semacamnya.”
[Stop! Bangun dan bangkitlah, jangan tidur terus nanti kebablasan]
            Mungkin anda bertabya mengapa harus bermimpi sih? Memang, mimpi itu kembangnya tidur dan bukankah kita harus realistis?

            Begini para pembaca budiman, memang mimpi bisa jadi tinggal mimpi. Namun ada sebuah hikmah “Bermimpilah sebelum kamu menjadi pemimpin.” Serta “Belajarlah sebelum engkau menjadi pemimpin.”  Ternyata banyak orang-orang besar, pemimpin besar yang berangkat dari seorang pemimpi. Jadilah pemimpi yang besar untuk menjadi pemimpin yang besar. Dalam sebuah majelis, ada seorang syaikh yang mengatakan, “Laa budda lil qaa-idi yakuuna lahu ahlam, wa illa la yashluh an yahuuna qaa-idan… seorang pemimpin hharus mempunyai banyak mimpi, jika tidak dia tidak layak jadi pemimpin.”

            Memang kenyataannya, kita akan kehabisan stok pemimpin kalau tidak ada lagi orang yang berani bermimpi dan bercita-cita besar. Nah, bila untuk bermimpi saja tidak berani, bagaimana ia berani memimpin? Karena menjadi pemimpin berabti menjadi orang yang cerdas. Yakni berani berfikir mendahului  masanya, meski kadang orang lain belum bisa memahaminya. Ia juga obsesif. Memiliki pikiran dan gagasan besar di luar apa yang dipikirkan orang lain. Seperti yang dilakukan Khidr, hal-hal yang tidak bisa dipahami dan dimengerti oleh Nabi Musa.

            Tapi yang aneh, kadang untuk bermimpi dan bercita-cita saja takut apalagi untuk meraihnya. Iya kan?

Berhitung… mulai !
Kalau dihitung-hitung, masing-masing waktu kita sama : 60 detik dalam 1 menit, 60 menit dalam 1 jam dan 24 jam sehari, 7 hari sepekan dam seterusnya, anda sendiri hitunglah waktu Anda. Namun kata Imam Al Ghazali. Kalau orang umurnya 60 tahun rata-rata dan menjadikan 8 jam sehari untuk tidur, maka dalam 60 tahun iya telah tidur 20 tahun. Luar biasa… banyak banget tidurnya ya. Lah prestasinya mana…? Itulah kebanyakan manusia. Apakah termasuk kita?
           
            Kita akui, kita orang biasa. Banyak keterbatasan, kekurangan, kelemahan, kegagalan, kemalasan de el el. Itu bukan masalah. Bagaimana ditengah keterbatasan itu kita mendahsyatkan diri lahir prestasi tinggi. Itulah kepahlawanan sejati. From Zero to Hero!

            Sejarah mencatat, banyak orang besar justru lahir di tengah himpitan kesulitan bukan buaian kemanjaan. Mereka besar dengan mengurangi jam tidurnya, waktu bekerja dan kesibukan mengurusi duniawi untuk memenuhi kebutuhan ukhrawi. Menyedikitkan tidur malam untuk bisa bangun malam. Sedikit canda untuk rasakan nikmatnya ibadah. Tak berlebihan dalam bergaul ‘tuk’ rasakan lezatnya iman. Menahan diri dari maksiat biar tubuhnya tetap sehat.





Resensi Buku 10 jurus terlarang



1.Judul Resensi          : “Langkah Gila Menjadi Pembisnis Sukses”

2.Data Buku
a.       Judul buku      : “10 Jurus Terlarang! Kok Masih mau Bisnis Cara Biasa?”
b.      Pengarang       : Ippho Santosa
c.       Penerbit           : PT.Elex Media Komputindo
d.      Tahun Terbit    : Juni 2007
e.       Tebal Buku      : 144 halaman
f.       Harga Buku     : Rp.35.000

3.Pendahuluan Resensi
a.       Tentang Pengarang
   Setelah berkarir sebagai marketer di Malaysia dan Indonesia,Kemudian Ippho Santosa mendirikan dam menjalankan Enter Trend Training,di mana puluhan ribu orang dan ratusan perusahaan  di Indonesia dan Singapura telah menjadi perserta pelatihan seminarnya.Kini,Publik dan media massa mengenalnya sebagai:
·         Pakar otak kanan
·         Penulis buku-buku mega-best seller
·         Pembicara seminar di Indonesia dan Singapura
·         Penerima MURI Award
·         Pendiri TK dan PG Khalifah
·         Kontributor di Enter Trend, InspirAction, EntrepreneurUniversity, Entrepreneur Association, Young Entrepreneur Academy, Universitas Internasional Batam, dan berbagai media massa.

      









Ia menulis belasan buku bisnis dan motivasi,yang mempengaruhi jutaan orang di dalam dan luar negeri.Dua buku masing-masing ia tulis bersama dengan Tantowi Yahya (2006) dan Aa Gym (2005).Bulu-bukunya yang paling laris,selalu diseminarkan,dan menjadi seri otak kanan adalah:
·         13 Wasiat Terlarang! Dashyat dengan Otak Kanan
·         Marketing Is Bullshit...Meledakkan Profit dengan Kreativitas dan Otak Kanan
·         Muhammad Sebagai Pedagang :Akhirnya Terbongkar Juga Pelajaran-Pelajaran Tersenbunyi dari Sang Khalifah tentang Otak Kanan,Entrepreneurship dan Kekayaan
·         7 Keajaiban Rezeki:Rezeki Bertambah Berubah Dalam Waktu 99 Hari Dengan Otak Kanan (Masterpiece with 100% Money-Back Guarantee dan Bonus Langsung Rp.1.350.000)

4.Pembahasan Resensi
a.       Tentang Buku
     Buku ke-7 dari sang penulis megabest-seller, Ippho Santosa, 10 Jurus Terlarang! Kok Masih Mau Bisnis Cara Biasa?

b.      Sinopsis Buku
Jurus pertama, memulai dengan yang kanan. Ippho mengajak pembaca memaksilkan peran otak kanan. Pakar psikologi Daniel Goleman hemisfer otak kanan merupakan otak emosional. Ini terkait dengan kecerdasan emosional (EQ) dan dekat dengan daya intuitif, kreatif, dan ekstensif.  Sementara, otak kiri merupakan otak rasional yang memuat daya analisis, kalkulasi, dan perincian. Mayoritas orang kuat otak kirinya. Sementara, mereka yang kuat otak kanannya boleh dibilang minoritas. Justru di dalam suatu yang tidak mengikuti arus besar (mainstream) inilah ‘kegilaan’ itu berada.



Seorang pebisnis yang visioner berani menggunakan intuisinya.Sering terjadi petunjuk-petunjuk bisnis di pasar tidak komplit. Intuisi sangat berperan di sini. Selain itu, kreativitas menjadi penting. Guru pemasaran Philip Kotler mengakui ampuhnya kreativitas dalam marketing jeniusnya. Terakhir, satu kemampuan otak kanan adalah berpikir meluas. Seorang pebisnis butuh gambaran meluas tentang bisnisnya, impiannya, dan visinya.
Jurus kedua, keberanian memiliki impian dan mengeksekusinya dalam tindakan. Ippho memaparkan beberapa teladan bisnis-bisnis maupun penemuan besar yang lahir dari sebuah impian. Sebut saja Walt Disney dengan Disneyland, Einstein dengan Teori Relativitasnya, Wright bersaudara dengan khayalan pesawat terbangnya. Tapi, impian akan tinggal impian bila tidak ada aksi. Untuk itu, Ippho membuat rumusan DNA, dream and action.
Jurus ketiga, terjun seperti rollercoaster. Ippho mengajak orang menyiasati kegagalan. Pebisnis tidak akan maju jika tidak berani gagal. Kegagalan itu bumbu dalam bisnis. Donald Thrump dan Robert Kiyosaki pernah pailit. Tapi, mereka cukup ‘keras kepala’ untuk meratapi kegagalan. Layaknya rollercoaster, bisnis mereka harus kembali naik.
Jurus keempat, berdamai dengan badai. Sering kali orang menemukan kelemahan dalam bisnisnya dan ia cenderung memilih meratapi ketimbang bangkit. John Foppe, seorang yang dilahirkan dalam keadaan tidak berlengan mampu mengatasi kelemahannya. Ia mampu mengendarai mobil pada usia 16 tahun. Kini, ia populer sebagai motivator kawakan di Zig Ziglar Corporation. Kuncinya tak lain adalah passion.
Jurus kelima, duduk sama rendah. Semangat kebersamaan dan kerjasama tim jadi penting dalam bisnis. Ippho menyebutnya dengan team in love. Cinta (love) di sini diurai berdasarkan opini Sigmund Freud yang membagi cinta dalam 4 unsur, yakni hormat (respect), perhatian (care), tanggung jawab (responsibility), dan pengetahuan (knowledge). Empat unsur ini penting dimiliki oleh seorang pebisnis.


Jurus keenam, gantilah gelar dan jabatan. Personal branding sangat penting dalam membuka relasi bisnis. Caranya bisa sangat nyentrik. Ippho memberi tips langkah gila membuat gelar. Termasuk langkah gila memanfaatkan dan menebar kartu nama untuk membangun jejaring bisnis. Tom Peters berpendapat kartu nama itu tak ubahnya seperti kemasan. Sedikit banyak dapat menentukan apakah produk layak dipercaya atau tidak. Satu lagi, Ippho mengajak bagaimana secara gila menyapa pelanggan agar bisa ‘terbuai’ pada tujuan bisnis kita.
Jurus ketujuh, masuk surga paling dulu. Dengan judul lucu ini, Ippho mau mengajak orang bermental pengusaha maupun pemimpin. Seorang pengusaha akan membuka peluang kerja. Seorang pemimpin yang bijak akan menciptakan pemimpin di bawahnya. Dengan begitu, pondasi bisnis akan semakin kokoh. Ippho juga menawarkan satu cara gila bagaimana pembeli bisa mengejar-ngejar penjual. Sebuah cara gila yang membuat rejeki datang menghampiri kita dan bukan kita yang susah payah mencari rejeki.
Jurus kedelapan, membiarkan kudeta. Dalam jurus ini, Ippho memberi cara gila membuat merek punya nilai komersial. Bahkan, pada taraf tertentu, membiarkan konsumen sendirilah yang ‘membajak’ merek tersebut. Menyitir gagasan kontroversial Alex Wipperfurth  dalam Brand Hijack: Marketing without Marketing. Baginya, merek adalah kanvas kosong. Konsumen dibiarkan mewarnainya. Bahkan, ‘membajak’ merek tersebut (brand hijack). Aplikasinya, bagaiman para pelanggan loyal membentuk sebuah komunitas merek dan mereka merekrut semakin banyak anggota lagi.







Jurus kesembilan, mewaspadai zaman Edan. Ippho menekankan pentingnya pandangan positif pada zaman yang berubah dengan cepat. Ia menangkap ada 5 tren bisnis kontemporer, yakni pursuit spirituality, social marketing, people power, pursuit of simplicity, dan positivity insurection. Pada saat ini, pebisnis pun mulai menggali inspirasi bisnis dari sumber-sumber spiritual. Pebisnis juga mulai memperhatikan isu-isu ekologi dan sosial kemasyarakatan dalam kebijakan bisnisnya. Konsumen punya daya pengaruh kuat. Konsumen menginginkan produk-produk yang mengusung kepraktisan. Para pebisnis mulai berfokus pada apa yang bisa dikendalikan di tengah dunia serba krisis ini.
Jurus kesepuluh, mati dengan tenang. Bisnis tidak hanya perkara mengeruk keuntungan. Ippho mengajak pebisnis untuk membuka diri pada kepedulian sosial dengan passion dan compassion. Intinya, bagaimana para pebisnis juga memerhatikan etika dalam bisnis. Berbisnis dengan hati (conscience)
    
c.       Keunggulan Buku
Keunggulan pada buku ini adalah mampu menyajikan ide-ide kreatuf dan bahkan kontroversial dalam satu sajian yang memudahkan para pembaca mampu mengambil ide-ide itu dalam satu rangkaian utuh.Apalagi penulis mampu memberi contoh kasus yang kontekstual.Gaya pemaparan yang sangat persoanl membuat para pebmbaca seperti berbincang-bincang dengan penulis.Juga buku ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi para pembaca, dan ingin melaksanakan segera apa yang telah dipaparkan  dalam buku ini.
                                                
d.      Kelemahan Buku
Kekurangan pada buku ini adalah penulis kurang menceritakan kekurangan dibalik segala ide-ide yang telah dipaparkan jika diterapankan pada binsis yang sesungguhnya. Penulis hanya menuliskan keunggulan atau manfaat positif segala ide-ide yang telah dipaparkan. Di sisi negatif menggunakan otak kanan kurang dituliskan dalam buku ini. Jadi, kita kurang tahu apa saja kekurangan yang ada pada otak kanan dalam hal meraih keajaiban.


5.Penutup Resensi
a.       Kesimpulan
Untuk maju dalam bisnis atau kegiatan apa pun, tidak jarang kita membutuhkan ide-ide sekaligus tindakan ‘gila.’ Kegilaan yang lepas dari kebiasaan,keseharian ataupun standar baku sebuah proses usaha. Tak jarang kemajuan diperoleh dari cara-cara yang tidak biasa. Nah, dalam bukunya berjudul 10 Jurus Terlarang (Kok Masih Mau Bisnis Cara Biasa?), Ippho Santosa mengajak para pebisnis berani mengeksplorasi langkah-langkah bisnis alternatif yang tidak monoton alias biasa-biasa saja.10 jurus yang Ippho tawarkan dalam buku ini menjadi semacam reminder bagi mereka yang mau dan sedang menjalani bisnis. Oleh karenanya, diperlukan inovasi, kreativitas, dan terobosan-terobosan baru dalam memutar roda bisnis bila tidak ingin bisnisnya berakhir dengan kehancuran atau pailit.
b.      Saran
Buku 1o Jurus terlarang  Buku Ippho Santosa ini adalah buku yang wajib di miliki bagi anda yang ingin sukses, ingin bahagia, ingin banyak rezeki, karna buku 10 jurus terlarang ini buku yang sangat luar biasa  dapat merubah cara berfikir kita dan akan kemana kita menjalankan bisnis ini.