Selasa, 10 September 2013

STATISTIKA

STATISTIKA 

PENDAHULUAN

Pengertian Statistik 

            Pengertian statistik berasal dari bahasa Latin, yaitu status yang berarti negara dan digunakan untuk urusan negara. Hal ini dikarenakan pada mulanya, statistik hanya digunakan untuk menggambarkan keadaan dan menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan kenegaraan saja seperti : perhitungan banyaknya penduduk, pembayaran pajak, gaji pegawai, dan lain sebagainya. Seiring dengan perkembangan zaman, statistik mulai mencakup hal-hal yang lebih luas.
            Cakupan statistik tidak hanya bertumpu pada angka-angka untuk pemerintahan saja, tetapi telah mengambil bagian di berbagai bidang kehidupan, termasuk kegiatan berbagai bidang penelitian, seperti pendidikan dan psikologi, pertanian, sosial, dan sains. Berikut ini beberapa pengertian statistik sesuai dengan perkembangannya. Pengertian pertama: statistik adalah sekumpulan angka untuk menerangkan sesuatu, baik angka yang belum tersusun (masih acak) maupun angka-angka yang sudah tersusun dalam suatu daftar atau grafik. Berdasarkan pengertian ini, statistik diartikan dalam arti sempit, yaitu keterangan ringkas berbentuk angka-angka. Contoh: statistik penduduk, yang berarti keterangan mengenai penduduk berupa angka-angka dalam bentuk ringkas, seperti jumlah penduduk dan rata-rata umur penduduk.
            Pengertian kedua: statistik adalah sekumpulan cara dan aturan tentang pengumpulan, pengolahan, analisis, serta penafsiran data yang terdiri dari angka-angka. Selanjutnya pengertian ketiga, statistik adalah sekumpulan angka yang menjelaskan sifat-sifat data atau hasil pengamatan. Berdasarkan pengertian kedua dan ketiga ini, statistik sudah diartikan dalam arti yang luas dan sudah merupakan suatu metode atau ilmu, yaitu metode atau ilmu yang mempelajari cara pengumpulan, pengolahan, penganalisisan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data yang ada. Contoh: Seorang pemilik pabrik bumbu masak merek SEDAP ingin mengetahui jumlah bungkus bumbu masak merek tersebut yang digunakan tiap rumah tangga per bulan, di sebuah kelurahan. Di kelurahan tersebut tinggal 2.000 rumah tangga. Dari 2.000 rumah tangga tersebut dipilih 200 rumah tangga sebagai sampel. Selanjutnya dari 200 sampel itu, data dikumpulkan, diolah, dan dianalisis. Akhirnya diketahui bahwa rata-rata jumlah bungkus yang digunakan tiap rumah tangga setiap bulannya berkisar 20 sampai 25 buah. Statistik dalam arti sempit mendeskripsikan atau menggambarkan mengenai data yang disajikan dalam bentuk (1) Tabel dan diagram, (2) Pengukuran tendensi sentral (rata-rata hitung, rata-rata ukur, dan rata-rata harmonik), (3) Pengukuran penempatan (median, kuartil, desil, dan presentil), (4) Pengukuran penyimpangan (range, rentangan antar kuartil, rentangan semi antar kuartil, simpangan rata-rata, simpangan baku, variansi, koefisien variansi dan angka baku), dan (5) Angka indeks. Statistik dalam arti luas adalah suatu alat untuk mengumpulkan data, mengolah data, menarik kesimpulan, membuat tidakan berdasarkan analisis data yang dikumpulkan atau statistika yang digunakan menganalisis data sampel dan hasilnya dimanfaatkan untuk generalisasi pada populasi. Selanjutnya, untuk memperjelas pengertian tersebut di atas, beberapa pengertian yang dikemukakan oleh beberapa ahli, antara lain: (1) Statistik digunakan untuk membatasi cara-cara ilmiah untuk mengumpulkan, menyusun, meringkas, dan menyajikan data penyelidikan. Lebih jauh dinyatakan bahwa statistik merupakan cara untuk mengolah data dan menarik kesimpulan-kesimpulan yang teliti dan keputusan-keputusan yang logis dari pengolahan data tersebut (Sutrisno Hadi, 1987), (2) Statistik adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan penganalisisannya, dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data dan analisis yang dilakukan. Statistik adalah metode yang memberikan cara-cara guna menilai ketidaktentuan dan penarikan kesimpulan yang bersifat induktif. Berdasarkan pengertian-pengertian mengenai statistik, terlihat adanya pergeseran pengertian, dari pengertian yang sempit ke pengertian yang luas. Oleh karena itu, pengertian statistik yang lebih jelas dan melingkupi pengertian, baik yang sempit maupun yang luas berikut ini. Statistik adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk-beluk data, yaitu tentang pengumpulan, pengolahan/analisis, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data yang berbentuk angka-angka.


Beberapa istilah dasar

            Kita sangat akrab dengan kata “statistik” dalam kehidupan sehari-hari, bahkan di negara kita terdapat lembaga negara yang bernama Badan Pusat Statistik (BPS). Kita juga sering mendengar istilah “observasi”, “data”, “sensus”, “sample”, “populasi” dan lain-lain. Mirip dengan kata statistik, terdapat kata “statistika” seperti terlihat pada judul bab ini di atas. Berikut definisi beberapa istilah tersebut:

DATA adalah hasil observasi atau pengamatan yang telah dikumpulan. Data dapat berupa hasil pengukuran; misalnya data tinggi dan berat badan, hasil pengelompokan; misalnya jenis kelamin, hasil jawaban responden terhadap suatu quesioner; misalnya tingkat kepuasan.

POPULASI adalah koleksi lengkap semua elemen yang akan diselidiki. Suatu koleksi dikatakan lengkap jika ia memuat semua subjek yang akan diselidiki.

SENSUS adalah koleksi data dari semua anggota dalam populasi.

SAMPEL adalah sebagian koleksi anggota yang dipilih dari populasi.  

STATISTIKA DESKRIPTIF adalah statistika yang berkaitan dengan analisis dan deskripsi suatu grup sebagai populasinya, tanpa melakukan penarikan kesimpulan apapun untuk komunitas yang lebih luas dari grup tersebut.

STATISTIKA INFERENSI adalah statistika yang mencoba untuk membuat suatu
deduksi atau kesimpulan pada populasi dengan menggunakan sampel dari populasi
tersebut.

            Sebagai contoh, suatu lembaga survey melakukan wawancara terhadap 2350 penduduk Indonesia untuk mengetahui tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah. Dalam hal ini sebanyak 2350 penduduk merupakan sampel dan keseluruhan penduduk Indonesia sekitar 230 juta jiwa adalah populasinya. Kalau tidak salah, setiap 5 tahun sekali pemerintah melakukan sensus ekonomi atau sensus pertanian. Pada kegiatan sensus semua kepala keluarga didata dan data yang terkumpul disebut sensus atau data sensus. Pengumpulan data dengan cara sensus membutuhkan biaya, waktu dan tenaga yang banyak. Untuk alasan efisiensi, dalam banyak kasus pola atau kelakukan populasi cukup dipelajari melalui sampelnya. Nantinya, hasil analisis pada sampel ini digunakan untuk memberikan kesimpulan pada populasi asalnya. Agar dapat diharapkan kesimpulan yang valid maka sampel yang diambil haruslah representatif, artinya ia benar-benar mewakili populasinya. Sampel yang tidak valid akan melahirkan kesimpulan yang menyimpang dari keadaan yang sesungguhnya. Pemilu atau pilkada di Indonesia dilakukan untuk mengatahui aspirasi dari semua pemilih. Jadi pemilu merupakan proses sensus untuk populasi pemilih; walaupun kenyataannya tidak semua data populasi dapat diperoleh karena banyaknya “golput”. Sedangkan, lembaga survey yang melakukan perhitung cepat atau “quick count” adalah melakukan proses sampling, artinya data hanya diambil dari sebagian TPS yang tersebar dengan cara sedemikian rupa sehingga data yang diperoleh “dipercaya” dapat mewakili para pemilih semuanya. Hasilnya sangat cepat diperoleh dikarenakan data yang diambil hanya sebagian kecil dari data sesungguhnya. Keakuratan kesimpulan yang diambil bergantung pada kualitas sampel yang ambil dan metoda analisis data yang digunakan. Ingat, dalam sistem sampling terdapat faktor kesalahan yang sudah diperhitungkan sejak awal. Diantara faktor kesalahan ini adalah sampling error yang merupakan ukuran peluang ketidakmiripan sampel dengan populasinya. Juga, metoda yang digunakan dalam melakukan analisis data selalu didasarkan pada teori probabilitas. Artinya tidak ada kesimpulan apapun dalam statistik yang bersifat eksak; semuanya mempunyai peluang kejadian sebaliknya. Sangat dimungkinkan beberapa lembaga survey perhitungan cepat pilkada memberikan kesimpulan yang berbeda satu sama lainnya; terutama bila kedaan sesungguhnya hanya memberikan selisih yang sangat tipis. Masih ingat dengan kasus pilkada Jawa Timur beberapa waktu yang lalu?

            Peranan dan Fungsi Statistik Dalam kehidupan yang modern sekarang ini, dengan ciri utama adalah globalisasi, statistik tidak diragukan lagi peranannya dalam membantu memudahkan kehidupan manusia. Lebih jelasnya, peranan statistik antara lain terlihat dalam kehidupan sehari-hari, dalam kegiatan ilmiah, dan kegiatan proses belajar mengajar, dan dalam kegiatan ilmu pengetahuan. 
1.         Dalam kehidupan sehari-hari
            Dalam kehidupan sehari-hari, statistik memiliki peranan        sebagai penyedia bahan-         bahan atau keterangan-keterangan berbagai hal untuk diolah      dan ditafsirkan.           Contoh: angka kenakalan remaja, tingkat biaya hidup, tingkat    kecelakaan lalu            lintas, dan tingkat pendapatan.
2.         Dalam penelitian ilmiah
            Dalam penelitian ilmiah, statistik memiliki peranan sebagai   penyedia data untuk mengemukakan atau menemukan kembali keterangan-keterangan yang    seolah-olah tersembunyi dalam angka-angka statistik
3.         Dalam kegiatan proses belajar mengajar
            Dalam kegiatan proses belajar mengajar, statistik banyak membantu dalam menganalisis soal-soal yang diberikan dalam kegiatan pembelajaran. Contoh:       perbandingan banyaknya siswa perempuan dan laki-laki di kelas I, rerata prestasi           siswa matematika di kelas V, dan besarnya indeks objektivitas sekolah ’PANCA   SAKTI’ dalam mengikuti Ujian Nasional Matematika.
4.         Dalam kegiatan ilmu pengetahuan
            Dalam ilmu pengetahuan, statistik memiliki peranan sebagai sarana analisis dan      interpretasi dari data kuantitatif ilmu pengetahuan, sehingga diperoleh suatu         kesimpulan dari berbagai data tersebut. Semakin pentingnya peranan statistik pada       berbagai bidang dalam kehidupan modern, menimbulkan berbagai macam cabang             ilmu baru yang merupakan gabungan antara ilmu tersebut dengan statistik atau       penerapan statistik dalam ilmu tersebut. Cabang-cabang ilmu baru tersebut, antara        lain: (1) ekonometrika, merupakan gabungan antara ilmu ekonomi dengan statistik;            (2) sosiometri, merupakan gabungan antara ilmu sosiologi dengan statistik; dan (3)          psikometri, merupakan gabungan antara ilmu psikologi dengan statistik.

Statistik perlu diketahui dan dipelajari karena statistik berperan sebagai alat bantu dalam hal-hal berikut ini.
1.         Menjelaskan hubungan antara variabel-variabel
            Variabel atau peubah merupakan sesuatu yang nilainya bervariasi (tidak tetap), seperti       harga, produksi, hasil penjualan, umur, dan tinggi. Dengan menggunakan statistik,    variabel-variabel tersebut dapat dijelaskan hubungannya. Misalnya, hubungan antara      hasil tes seleksi dengan indeks prestasi siswa, kecepatan membaca dengan ketelitian         menghitung. Analisis korelasi dan regresi mampu memberikan jawaban yang terbaik.
2.         Membuat rencana dan ramalan
            Rencana dan ramalan merupakan dua hal yang diperlukan dalam pelaksanaan sesuatu,       sehingga dapat diperoleh hasil yang baik dan berkualitas. Oleh karena itu, rencana dan       ramalan harus baik pula. Dengan statistik, rencana dan ramalan dapat dibuat sebaik       mungkin.
3.         Mengatasi berbagai perubahan
            Perubahan-perubahan yang terjadi dalam suatu pengambilan keputusan, tidak         mungkin dapat diabaikan atau dihindarkan, supaya pihak-pihak lain tidak ada yang     dirugikan. Dengan statistik, perubahan-perubahan yang mungkin terjadi dapat             diantisipasi sedini mungkin. Sebagai contoh, ketua Serikat Pekerja ingin mengadakan             perjanjian dengan pimpinan sebuah perusahaan. Agar upah riil tidak mengalami      perubahan dan buruh tidak dirugikan maka ketua serikat pekerja perlu memperhatikan   perkembangan indeks harga yang menyangkut perubahan seluruh harga barang untuk           periode saat itu dari periode sebelumnya. Perhitungan angka indeks dapat   memberikan jawabannya.
4.         Membuat keputusan yang lebih baik
            Keputusan yang baik dan rasional amat diperlukan dalam menjaga kelancaran sebuah        aktivitas kerja supaya kelestarian dari sebuah usaha dapat terjamin. Dengan statistik,         keputusan yang baik dan rasional dapat dihasilkan. Sebagai contoh, seorang kepala    sekolah dihadapkan pada kondisi yang tidak menentu dari prestasi para siswanya.         Kepala sekolah harus dapat mengambil sikap atau tindakan tertentu, misalnya melihat        grafik perkembangan siswanya, memotivasi para guru untuk bekerja lebih giat,      memperbaiki kualitas soal ujian berdasarkan analisis validitas butir, dan lain   sebagainya yang terfokus pada analisis data. Teori keputusan dan uji hipotesis dapat            membantu pelaksanaannya.

Statistik mempunyai fungsi, antara lain sebagai:
1.         Bank data untuk menyediakan data untuk diolah dan diinterpretasikan agar dapat             digunakan untuk menerangkan keadaan yang perlu diketahui atau diungkap.
2.         Alat quality control untuk membantu standardisasi dan sekaligus sebagai alat         pengawasan.
3.         Alat analisis, merupakan suatu metode penganalisisan data.
4.         Pemecahan masalah dan pembuatan keputusan, sebagai dasar penetapan kebijakan             dan langkah lebih lanjut untuk mempertahankan, mengembangkan perusahaan dalam perolehan keuntungan.
C.        Pembagian Statistik Berdasar Cara Pengolahan Datanya Berdasar atas cara             pengolahan datanya, statistik dapat dibagi atas dua bagian.
1.         Statistik deskriptif
            Statistik deskriptif adalah bagian dari statistik yang mempelajari cara pengumpulan            dan penyajian data sehingga mudah dipahami. Statistik deskriptif hanya berhubungan dengan hal menguraikan atau memberikan keterangan-keterangan mengenai suatu          data atau keadaan atau fenomena. Dengan kata lain, statistik deskriptif hanya   berfungsi menerangkan keadaan, gejala, atau persoalan. Beberapa contoh pernyataan         yang termasuk dalam cakupan statistik deskriptif, antara lain:
a.        Sekurang-kurangnya 15 % dari kebakaran yang terjadi di kota “Payakumbuh“, yang          dilaporkan tahun lalu diakibatkan oleh tindakan-tindakan sengaja yang tidak bertanggung jawab.
b.        Sebanyak 25 % di antara semua pasien yang menerima suntikan obat tertentu,        ternyata kemudian menderita efek samping obat tersebut.
c.        Penarikan kesimpulan pada statistik deskriptif (apabila ada) hanya ditujukan pada kumpulan data yang ada, didasarkan atas ruang lingkup bahasannya.
            
2. Statistik Inferensial
Statistik inferensial adalah serangkaian teknik yang digunakan untuk mengkaji, menaksir dan mengambil kesimpulan sebagaian data (data sampel) yang dipilih secara acak dari seluruh data yang menjadi subyek kajian (populasi). Statistik inferensial berhubungan dengan pendugaan populasi dan pengujian hipotesis dari suatu data atau keadaan atau fenomena. Dengan kata lain, statistik inferensial berfungsi meramalkan dan mengontrol keadaan atau kejadian. Berikut ini beberapa contoh pernyataan yang termasuk dalam cakupan statistik inferensial.
a. Akibat penurunan produksi minyak oleh negara-negara penghasil minyak dunia, diramalkan harga minyak akan menjadi dua kali lipat pada tahun-tahun mendatang.
b. Dengan mengasumsikan bahwa kerusakan tanaman kopi “Toraja“ kurang dari 30 % akibat musim dingin yang lalu, maka harga kopi jenis tersebut di akhir tahun nanti tidak akan lebih dari 2.500 rupiah per satu kilogramnya.
Penarikan kesimpulan pada statistik inferensial ini merupakan generalisasi dari suatu populasi berdasarkan data (sampel) yang ada. Berdasar atas ruang lingkup bahasannya, maka statistik inferensial mencakup hal-hal berikut ini.
1) Probabilitas atau teori kemungkinan
2) Distribusi teoretis
3) Samnpling dan sampling distribusi
4) Pendugaan populasi atau teori populasi
5) Uji hipotesis rerata
6) Analisis korelasi dan uji signifikansi
7) Analisis regresi untuk peramalan
8) Analisis varians; dan
9) Analisis kovarians

D.        Pembagian Statistik Berdasarkan Ruang Lingkup Penggunaannya Berdasar atas ruang lingkup penggunaannya atau disiplin ilmu yang menggunakannya, statistik dapat dibagi atas beberapa macam.
1.         Statistik pendidikan adalah statistik yang diterapkan atau digunakan dalam bidang            ilmu pendidikan.
2.         Statistik perusahaan adalah statistik yang diterapkan atau digunakan dalam bidang            perusahaan.
3.         Statistik ekonomi adalah statistik yang diterapkan atau digunakan dalam bidang ilmu        ekonomi
4.         Statistik pertanian adalah statistik yang digunakan atau diterapkan dalam bidang ilmu       pertanian.
5.         Statistik kesehatan adalah statistik yang digunakan atau diterapkan dalam bidang ilmu      kesehatan.
6.         Statistik sosial adalah statistik yang diterapkan atau digunakan dalam bidang ilmu             sosial.

E. Pembagian Statistik Berdasarkan Bentuk Parameternya Berdasar atas bentuk parameternya (data yang sebenarnya), statistik dapat dibagi atas dua bagian.

1.         Statistik parametrik
            Statistik parametrik adalah bagian statistik yang parameter   populasinya mengikuti            suatu distribusi tertentu, seperti distribusi normal dan memiliki          varians yang    homogen.
2.         Statistik nonparametrik
            Statistik nonparametrik adalah bagian statistik yang parameter populasinya tidak    mengikuti suatu distribusi tertentu atau memiliki distribusi yang bebas dari       persyaratan, dan variansnya tidak perlu homogen.



SKALA PENGUKURAN
1. SKALA PENGUKURAN
            Pengukuran merupakan aturan-aturan pemberian angka untuk berbagai objeksedemikian rupa sehingga angka ini mewakili kualitas atribut. Terdapat empat jenisskala yang dapat digunakan untuk mengukur atribut, yaitu: skala nominal, skala ordinal,skala interval, dan skala ratio.
a.         Skala nominal Merupakan salah satu jenis pengukuran dimana angka dikenakan untuk       objek atau kelas objek untuk tujuan identifikasi. Nomor jaminan social seseorang,     nomor punggung pemain sepakbola, loker, dan lain-lain adalah suatu skala nominal.   Demikian juga, jika dalam suatu penelitian tertentu pria diberikan kode 1 dan wanita mendapat kode 2, untuk mengetahui jenis kelamin seseorang adalah melihat apakah orang ini berkode 1 atau 2. Angka-angka tersebut tidak mewakili hal lain kecuali jenis kelamin seseorang. Wanita, meskipun mendapat angka yang lebih tinggi, tidak berarti “lebih baik” dibanding pria, atau “lebih banyak” dari pria. Kita boleh saja membalik prosedur pemberian kode sehingga wanita berkode 1 dan pria berkode 2.
b. Skala ordinal
Merupakan salah satu jenis pengukuran dimana angka dikenakan terhadap data berdasarkan urutan dari objek. Disini angka 2 lebih besar dari 1, bahwa angka 3 lebih besar dari 2 maupun 1. Angka 1, 2, 3, adalah berurut, dan semakin besar angkanya semakin besar propertinya. Contoh, angka 1 untuk mewakili mahasiswa tahun pertama, 2 untuk tahun kedua, 3 untuk tahun ketiga, dan 4 untuk mahasiswa senior. Namun kita juga bisa memakai angka 10 untuk mewakili mahasiswa tahun pertama, 20 untuk tahun kedua, 25 untuk tahun ketiga, dan 30 untuk mahasiswa senior. Cara kedua ini tetap mengindikasikan level kelas masing-masing mahasiswa dan relative standing dari dua orang, yaitu siapa yang terlebih dahulu kuliah.
c. Skala interval
Merupakan salah satu jenis pengukuran dimana angka-angka yang dikenakan memungkinkan kita untuk membandingkan ukuran dari selisih antara angka-angka. Selisih antara 1 dan 2 setara dengan selisih antara 2 dan 3, selisih antara 2 dan 4 dua kali lebih besar dari selisih antara 1 dan 2. Contoh adalah skala temperature, misalnya temperature yang rendah pada suatu hari adalah 40o F dan temperature yang tinggi adalah 80o F. Disini kta tidak dapat mengatakan bahwa temperature yang tinggi dua kali lebih panas dibandingkan temperature yang rendah karena jika skala Fahrenheit menjadi skala Celsius, dimana C = (5F – 160) / 9, sehingga temperature yang rendah adalah 4,4o C dan temperature yang tinggi adalah 26,6o C.
d. Skala ratio
Merupakan salah satu jenis pengukuran yang memiliki nol alamiah atau nol absolute, sehingga memungkinkan kita membandingkan magnitude angka-angka absolute. Tinggi dan berat adalah dua contoh nyata disini. Seseorang yang memiliki berat 100 kg boleh dikatakan dua kali lebih berat dibandingkan seseorang yang memiliki berat 50 kg, dan seseorang yang memiliki berat 150 kg tiga kali lebih berat dibandingkan seseorang yang beratnya 50 kg. Dalam skala ratio nol memiliki makna empiris absolute yaitu tidak satu pun dari property yang diukur benar-bnar eksis.
2. TEKNIK PENSKALAAN
Terdapat beberapa cara untuk mengukur sikap, diantaranya adalah self-report. Self report merupakan metode penilaian sikap dimana responden ditanya secara lansung tentang keyakinan atau perasaan mereka terhadap suatu objek atau kelas objek.
a. Skala Likert summated ratings
Merupakan teknik self report bagi pengukuran sikap dimana subjek diminta untuk mengindikasikan tingkat kesetujuan atau ketidaksetujuan mereka terhadap masingmasing pernyataan. Skala likert adalah salah satu teknik pengukuran sikap yang paling sering digunakan dalam riset pemasaran. Dalam pembuatan skala likert, periset membuat beberapa pernyataan yang berhubungan dengan suatu isu atau objek, lalu subjek atau responden diminta untuk mengindikasikan tingkat kesetujuan atau ketidaksetujuan mereka terhadap masing-masing pernyataan.

b. Skala semantic differential
Merupakan salah satu teknik self report untuk pengukuran sikap dimana subjek diminta memilih satu kata sifat atau frase dari sekelompok pasangan kata sifat atau pasangan frase yang disediakan yang paling mampu menggambarkan perasaan mereka terhadap suatu objek. Misalnya kita kembali menggunakan persoalan pengukuran sikap terhadap bank. Periset perlu membuat daftar pasangan kata sifat atau pasangan frase berkutub-dua. Skala yang telah dibuat kemudian disebarkan pada suatu sampel responden. Setiap responden diminta membaca seluruh frase berkutupdua dan menandai sel yang paling mampu menggambarkan perasaannya. Responden biasanya diberi tahu bahwa sel-sel ujung adalah sel-sel objek paling deskriptif, sel tengah adalah sel netral, dan sel-sel antara sebagai sel agak deskriptif serta sel cukup deskriptif. Jadi sebagai contoh, jika seorang responden merasa bahwa pelayanan bank A berkualitas sedang, maka dia akan menandai sel keenam dari kiri.
Contoh:
Pelayanan tidak berkualitas :----:----:----:----:----:----:----: Pelayanan berkualitas
Lokasi tidak menyusahkan :----:----:----:----:----:----:----: Lokasi menyusahkan
Jam kerja menyusahkan :----:----:----:----:----:----:----: Jam kerja tidak menyusahkan
Suku bunga kredit tinggi :----:----:----:----:----:----:----: Suku bunga kredit rendah


Churchill, Gilbert A. 2005. “Dasar-Dasar Riset Pemasaran”, Edisi 4, Jilid I,
Alih Bahasa Oleh Andriani, Dkk, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Hasan, I. (2005). Pokok-pokok materi statistik 1. Edisi kedua. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Shavelson, R. J. (1996). StatisticlRreasoning for the Behavioral Sciences. Boston: Allyn and Bacon.


Minggu, 28 April 2013


Pemain Afrika Yang Pernah merasakan Tropi  Piala Eropa Bersama AC Milan

George Weah
 
 
Informasi pribadi
Nama lengkap George Tawlon Manneh Oppong Ousman Weah
Tanggal lahir 1 Oktober 1966 (umur 46)
Tempat lahir Monrovia, Liberia
Tinggi 1.84 m (6 ft 0 in)
Posisi bermain Striker
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1981–1984
1984–1985
1985–1986
1986–1987
1987–1987
1987–1988
1988–1992
1992–1995
1995–2000
2000
2000
2000–2001
2001–2003
Young Survivors Clareton
Bongrange Company
Mighty Barolle
Invincible Eleven
Africa Sports
Tonnerre Yaoundé
AS Monaco
Paris Saint-Germain
A.C. Milan
Chelsea
Manchester City
Olympique Marseille
Al-Jazira
0 (0)
2 (1)
10 (7)
23 (24)
0 (0)
18 (15)
102 (47)
96 (32)
114 (46)
11 (4)
7 (1)
19 (5)
8 (13)

Tim nasional
1988–2002 Liberia 60 (22)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 13:42, 08 Desember 2007 (UTC).
George Manneh Oppong Ousman Weah (lahir di Monrovia, 1 Oktober 1966; umur 46 tahun) adalah seorang politikus dan mantan pemain sepak bola Liberia.
Weah dilahirkan pada 1966 dari keluarga dengan 12 anak dan tumbuh di lingkungan kumuh di Monrovia. Pada tahun 1995, ia meraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA, sehingga merupakan orang Afrika pertama yang meraih gelar tersebut, Pemain Terbaik Eropa, serta Pemain Terbaik Afrika. Ia sering dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola Afrika terbaik sepanjang masa. Sepanjang kariernya, ia telah bermain di beberapa klub di Eropa, termasuk Monaco, Paris Saint Germain, dan AC Milan. Meskipun sukses di klub, ia belum pernah mencicipi ajang Piala Dunia FIFA bersama dengan tim nasional sepak bola Liberia.
Sejak pensiun, Weah beralih menjadi politikus. Ia dikalahkan oleh Ellen Johnson-Sirleaf dalam pemilu presiden Liberia pada Oktober dan November 2005.

Karier sepak bola


   
Pemain Muslim pertama yang pernah merasakan  tropi liga champion


Zinedine Yazid Zidane (lahir di Marseille, Perancis, 23 Juni 1972), dengan nama panggilan Zizou adalah seorang pemain sepak bola Perancis keturunan Aljazair. Posisinya adalah gelandang menyerang. Ia memulai karir sebagai pemain di klub AS Cannes dan kemudian bermain di Girondins Bordeaux, Juventus, dan terakhir di Real Madrid. Ia pensiun dari sepak bola klub pada tahun 2006 dan pensiun dari tim nasional sepak bola Perancis setelah Piala Dunia 2006.


Setelah penampilan Zidane di Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, tidak sedikit publik sepak bola yang menganggapnya sebagai pemain terbaik di dunia. Kelebihan dan keahliannya melakukan dribbling dan penguasaan bola, mempersulit pemain lawan untuk merebut bola darinya.

Zidane memiliki empat anak, hasil pernikahannya dengan Véronique Zidane (kelahiran Lentisco), seorang mantan pedansa Perancis dan model Spanyol.

Zizou dilahirkan di Marseille dan dibesarkan di La Castellane. Walaupun lahir di Marseille, Zizou belum pernah bermain untuk Olympique de Marseille. Karir Zizou dimulai pada usia 14 tahun, bakat anak imigran Aljazair ini ditemukan oleh seorang pencari bakat dan mendapat tempat di Akademi AS Cannes. Selama di liga Prancis, Zizou bermain untuk AS Cannes dan Girondins Bordeaux, sebelum dibeli oleh Juventus sebesar £3 juta.

Pada tahun 2001, Zizou ditransfer dari klub Italia, Juventus F.C. ke Real Madrid untuk kontrak selama 4 tahun dengan biaya transfer sebesar €66 juta, membuat ia menjadi pemain sepak bola dengan transfer termahal di dunia. Ia mencetak gol kemenangan 2-1 melawan klub Jerman, Bayer Leverkusen pada 2001-2002 Final Champions League di Glasgow di Hampden Park.

Tahun 2004 setelah Piala Eropa 2004 berakhir, Zidane memutuskan untuk pensiun dari sepak bola internasional, namun saat Perancis mengalami kesulitan untuk meloloskan diri ke Piala Dunia 2006, Zidane mengumumkan pada Agustus 2005 bahwa ia akan kembali bermain di tim nasional dan memutuskan bahwa ia akan mundur setelah Piala Dunia 2006 berakhir. Pada tanggal 25 April 2006, Zizou secara resmi mengumumkan keputusannya untuk mundur dari klub dan tim nasional sepak bola Perancis setelah Piala Dunia 2006.

Pada tanggal 7 Mei 2006 Zizou memainkan
pertandingan terakhir sebagai tuan rumah untuk Real Madrid di Stadion Santiago Bernabéu. Pemain Real Madrid memakai baju kaos khusus yang bertuliskan “Zidane 2001-2006″ tertulis di bawah logo klub. Pertandingan ini melawan Villarreal CF dengan hasil akhir seri 3-3.

Pada dua pertandingan awal Piala Dunia 2006, ia tampil buruk dan bahkan harus absen pada pertandingan ketiga akibat akumulasi kartu kuning. Zidane kemudian menunjukkan permainan terbaiknya di babak berikutnya. Namun, karir Zidane harus berakhir buruk saat ia dikartu merah oleh wasit Horacio Elizondo pada pertandingan final piala dunia akibat menanduk bek Italia, Marco Materazzi di bagian dada.

Zidane terpilih sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2006 versi FIFA dan para wartawan yang meliput ajang tersebut dengan mendapat 2012 poin, kapten Italia Fabio Cannavaro di posisi dua dengan 1977 poin dan pemain Italia lainnya, Andrea Pirlo di posisi tiga dengan 715 poin. Alasan ia dipilih menjadi pemain terbaik karena berhasil menampilkan penampilan yang menawan serta menunjukkan kepemimpinan yang baik dalam membawa Perancis hingga ke babak final.

Gelar yang telah Zidane persembahkan kepada Perancis dan klubnya selama ini, antara lain : Piala Dunia (1998), Piala Eropa (2000), Liga Champions (2001/2002), Piala Toyota (1996 dan 2002), Seri A (1996/1997 dan 1997/1998), La Liga (2002/2003), dan Runner Up Piala Dunia (2006)

Zidane pernah tiga kali terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia (1998, 2000, 2003) dan sekali menjadi Pemain Terbaik Eropa (1998), serta sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia (2006).

BIODATA

Nama lengkap : Zinedine Yazid Zidane

Nama Panggilan : Zizou

Lahir : Marseille, Perancis, 23 Juni 1972

Posisi : Gelandang Menyerang

Karir Profesional :

* AS Cannes, 6 gol dari 65 kali main (1988-1992)
* Girondins Bordeaux, 32 gol dari 157 kali main, (1992-1996)
* Juventus F.C., 29 gol dari 190 kali main (1996-2001)
* Real Madrid, 46 gol dari 202 kali main (2001-2006)
* Tim Nasional Perancis, 31 gol dari 108 kali main, (1994-2006)

Penghargaan :

* Pemain Terbaik Eropa (1998)
* Pemain Terbaik Dunia (1998, 2000, dan 2003)
* Pemain Terbaik Piala Dunia (2006)

Kamis, 25 April 2013

Resume Buku Meditation For Starter


             Resume
MEDITATION FOR STARTER
Kedamaian adalah kondisi jiwa yang alamiah, kedamaian takan pernah di temukan di luar diri sendiri. Semakin banyak anda melakukan kegiatan untuk mencari kedamaian semakin anda tak bisa beristirahat, semakin  sering anda mencari kebahagiaan dalam panca indra, semakin anda tak bahagia. Setiap orang, tidak peduli seberapa sibuknya, perlu menyisihkan waktu beberapa saat setiap harinya untuk berlatih seni melakukan aktivitas dengan ketenangan. Anda tak kan pernah menemukan kedamaian sampai anda menjadikan kedamaian itu sebagai bagian dari aktivitas anda.
Meditasi adalah suatu keadaan di mana perhatian seseorang tidak lagi terikat pada parade kehidupan yang di warnai masa lalu dan problema, melainkan sepenuhnya terikat pada pengalaman suprasadar. Suprasadar adalah situasi dimana kita berada di atas kesadaaran sadar normal kita, dari tingkat yang lebh tinggi itu datang penglihatan dan inspirasi yang lebih dalam, ketika pikiran kita sedang dalam keadaan tenang. ada tiga tingkatan kesadaran : yang pertama yaitu pikiran sadar adalah keadaan atau tingkatan normal kesadaran kita. keadaan itu hanya mewakili sebagian kecil dari keseluruhan kesadaran. jauh di dalam nya, terletek bagian yang paling besar yang di sebut bawah sadar. yang ke dua tingkat bawah sadar adalah kegiatan yang tersembunyi namun dominan dari jiwa kita, biasanya kita mengalami keadaan bawah sadar saat kita tidur. yang ketiga suprasadar adalah semua yang mewakili tingkat kesadaran yang jauh lebih tinggi dan sesungguhnya inilah sumber kesadaran.
 Meditasi seperti jalan untuk menemukan nada yang tepat dari instrumen anda karna kebanyak orang hidup seperti instrumen musik yang tidak harmonis, karna mereka tidak lagi mendengar nada dasar dalam diri mereka, interaksi mereka dengan kehidupan dan dengan orang lain hanya menghasilkan nada sambung. dalam  meditasi pikiran harus mudah menerima /reseptif,anda tak bisa berpikir menurut jalan anda saat melakukan meditasi yang khusuk. yang dapat anda lakukan hanyalah menyimak dan menerima kebajikan. meditasi adalah suatu proses untuk kembali ke pusat diri, atau proses belajar untuk berhubungan dengan hidup dan lingkungan di mana anda beradadan bukan dengan apa yang di jabarkan orang lain tentang anda.
Meditasi yang menghasikan ketenangan akan membuat anda tidak hanya mampu tenang selama aktivitas intens anda, tetapi menghadapi dan menerima dengan pemahaman bijak semua cobaan hidup. untuk menemukan ketenangan diri, simak baik- baik keheningan di dalam diri. menyimak atau mendengar dalam konteks ini adalah kata lain dari waspada penuh tidak mudah terombang ambing mentalnya, tetapi dapat mencapai tingkat kesadaran yang luar biasa. yang diperlukan untuk mencapai tingkat kesadaran itu hanyalah membuang kabut tebal kegelisahan mental. dengan bersikap pasrah anda akan mulai memahami hubungan anda dengan semua kehidupan. karna manusia Cuma seperti riak air dalam lautan besar keberadaan. keterpisahan kita hanyalah ilusi, melulu di hasilkan oleh ego dan di dorong oleh keberhasilan kecil kita. dalam realitas anda yang agung , anda sendirilah lautan kehidupan , karenanya simaklah, pasrah, relaks. tanpa relaksasi pikiran dan tubuh anda takan bisa berkonsentrasi secara mendalam. dan  takan benar – benar pasrah. Tidak ada sesuatu pun dalam hidup baik pikiran maupun lingkungan anda, yang bersipat tetap. jika pikiran dan lingkungan bersipat statis bagi anda itu karena anda telah merasa terikat.
Waktu yang paling baik untuk bermeditasi adalah saat anda bangun di pagi hari dan di malam hari menjelang tidur. ada waktu – waktu lain yang secara umum dianggap baik untuk bermeditasi, yaitu pukul enam pagi, tengah hari, enam sore, dan tengah malam. keempat waktu ini dianjurkan karena berhubungan dengan berubahnya energi dari atmosfir bumi. bermeditasi di seputar waktu itu, anda akan lebih mudah mendapatkan ketenangan jiwa. meditasi biasanya dipraktikkan sebagai suatu bentuk pemujaan namun seharusnya tidak perlu begitu. tujuan sebenarnya adalah untuk menolong kita menyadari siapa diri kita ini sampai ke tingkat yang lebih dalam, namun jika anda berpikir tuhan itu ada di dalam diri anda, pemujaan akan timbul sendirinya dalam diri anda. dengan kata lain semakin dalam anda masuk ke dalam kebenaran hati, semakin spontan perasaan perasaan mamuja itu timbul dalam diri. karena kebenaran tentang siapa sebenarnya anda, di balik ego anda. adalah sangat dahsyat dan langkah awal untuk mendapatkan ketenangan diri ialah dengan bersantai atau relaksasi. untuk relakssasi secara pisik, seperti halnya meditasi  anda harus tegang dulu, baru kemudian merasakan relaks di seluruh tubuh. untuk memulainya tarik napas dalam – dalam, perlahan saja, beberapa kali untuk memperlancar aliran darah dan lakukan itu sampai 4 atau 6 kali . jika anda merasakan suatu ketegangan di mana saja, berkonsentrasilah di sana dan bayangkan ruangan atau cahaya yang murni di daerah itu.
Ajaran agama kalau ia benar bersipat illahi, namun banyak keyakinan agama yang Cuma sedikit lebih baik dari pada takhayul. dalam hal penilaian , manusia sendiri lah yang menilai dirinya sendiri melalui mata batinnya. spiritualitas ditentukan oleh kebijaksanaan yang kita peroleh sebagai hasil dari latihan itu. dan hasil akhir dari latihan kita adalah kepasrahan dan jiwa yang damai dan gembira. jalan spiritual adalah proses menyadari dan mengingat  apakah kita sudah siap untuk kesempurnaan jiwa kita takan pernah hilang. kita telah menghipnotis diri dengan pembatasan – pembatasan itu sebagai bagian dari diri kita srndiri, dan menjadikan itu sebagai bagian dari diri kita. jalani hidup dengan cara yang anda ketahui dan yakini. realitas anda yang bersipat kekal adalah kedamaian, cinta, dan kegembiraan yang anda alami dalam jiwa anda sendiri. kedamaian akan menolong anda untuk memecahkan masalah, sementara orang lain, dengan cara hidup mereka yang terbelenggu oleh perhatian dan kecemasan, tidak menemukan pemecahanya. meditasi akan menyadarkan anda dalam dunia yang lebih baik, bukan dunia impian, tetapi dunia yang benar – benar nyata. meditasi mungkin tampak eksotis pada mulanya terutama tak ada seorang pun yang anda tau pernah melakukannya. namaun semakin sering anda melakukannya semakin kuat anggapan anda bahwa meditasi memainkan peran penting dalam kehidupan anda. melalui meditasi anda akan menemukan pengembangan kualitas perasaan yang akan menginspirasi orang lain untuk melihat masalah mereka , juga lebih konstruktif. meditasi akan mempertajam konsentrasi dan kekuatan kemauan anda hambatan dalam bentuk apapun akan musnah dan anda akan dapat melakukan dalam hitungan menit apa yang biasanya mungkin membutuhkan waktu berjam – jam, berhari – hari, atau munkin berminggu minggu.  meditasi akan memiliki arti yang sangat dalam sehingga tidak terlintas di benak anda untuk meninggalkanya, seperti halnya tidak terpikir oleh anda hendak meninggalkan shalat.
Jika anda bersikeras untuk hidup di lingkaran luar dan mengabaikan sumberkehidupan ( pusat kehidupan ) dalam diri sendiri, anda akan merasa diri anda kosong. tetapi jika anda memahami bahwa rahasia hidup lebih di dalam pusat diri anda sendiri, anda akan mendapat berkah yang melimpah ruah atas segala hal yang anda kerjakan.


















Resume
10 Jurus Terlarang (Langkah Gila Menjadi Pebisnis Sukses)
Jurus pertama, memulai dengan yang kanan. Ippho mengajak pembaca memaksilkan peran otak kanan. Pakar psikologi Daniel Goleman hemisfer otak kanan merupakan otak emosional. Ini terkait dengan kecerdasan emosional (EQ) dan dekat dengan daya intuitif, kreatif, dan ekstensif.  Sementara, otak kiri merupakan otak rasional yang memuat daya analisis, kalkulasi, dan perincian. Mayoritas orang kuat otak kirinya. Sementara, mereka yang kuat otak kanannya boleh dibilang minoritas. Justru di dalam suatu yang tidak mengikuti arus besar (mainstream) inilah ‘kegilaan’ itu berada.
Seorang pebisnis yang visioner berani menggunakan intuisinya.Sering terjadi petunjuk-petunjuk bisnis di pasar tidak komplit. Intuisi sangat berperan di sini. Selain itu, kreativitas menjadi penting. Guru pemasaran Philip Kotler mengakui ampuhnya kreativitas dalam marketing jeniusnya. Terakhir, satu kemampuan otak kanan adalah berpikir meluas. Seorang pebisnis butuh gambaran meluas tentang bisnisnya, impiannya, dan visinya.
Jurus kedua, keberanian memiliki impian dan mengeksekusinya dalam tindakan. Ippho memaparkan beberapa teladan bisnis-bisnis maupun penemuan besar yang lahir dari sebuah impian. Sebut saja Walt Disney dengan Disneyland, Einstein dengan Teori Relativitasnya, Wright bersaudara dengan khayalan pesawat terbangnya. Tapi, impian akan tinggal impian bila tidak ada aksi. Untuk itu, Ippho membuat rumusan DNA, dream and action.
Jurus ketiga, terjun seperti rollercoaster. Ippho mengajak orang menyiasati kegagalan. Pebisnis tidak akan maju jika tidak berani gagal. Kegagalan itu bumbu dalam bisnis. Donald Thrump dan Robert Kiyosaki pernah pailit. Tapi, mereka cukup ‘keras kepala’ untuk meratapi kegagalan. Layaknya rollercoaster, bisnis mereka harus kembali naik.
Jurus keempat, berdamai dengan badai. Sering kali orang menemukan kelemahan dalam bisnisnya dan ia cenderung memilih meratapi ketimbang bangkit. John Foppe, seorang yang dilahirkan dalam keadaan tidak berlengan mampu mengatasi kelemahannya. Ia mampu mengendarai mobil pada usia 16 tahun. Kini, ia populer sebagai motivator kawakan di Zig Ziglar Corporation. Kuncinya tak lain adalah passion.
Jurus kelima, duduk sama rendah. Semangat kebersamaan dan kerjasama tim jadi penting dalam bisnis. Ippho menyebutnya dengan team in love. Cinta (love) di sini diurai berdasarkan opini Sigmund Freud yang membagi cinta dalam 4 unsur, yakni hormat (respect), perhatian (care), tanggung jawab (responsibility), dan pengetahuan (knowledge). Empat unsur ini penting dimiliki oleh seorang pebisnis.
Jurus keenam, gantilah gelar dan jabatan. Personal branding sangat penting dalam membuka relasi bisnis. Caranya bisa sangat nyentrik. Ippho memberi tips langkah gila membuat gelar. Termasuk langkah gila memanfaatkan dan menebar kartu nama untuk membangun jejaring bisnis. Tom Peters berpendapat kartu nama itu tak ubahnya seperti kemasan. Sedikit banyak dapat menentukan apakah produk layak dipercaya atau tidak. Satu lagi, Ippho mengajak bagaimana secara gila menyapa pelanggan agar bisa ‘terbuai’ pada tujuan bisnis kita.
Jurus ketujuh, masuk surga paling dulu. Dengan judul lucu ini, Ippho mau mengajak orang bermental pengusaha maupun pemimpin. Seorang pengusaha akan membuka peluang kerja. Seorang pemimpin yang bijak akan menciptakan pemimpin di bawahnya. Dengan begitu, pondasi bisnis akan semakin kokoh. Ippho juga menawarkan satu cara gila bagaimana pembeli bisa mengejar-ngejar penjual. Sebuah cara gila yang membuat rejeki datang menghampiri kita dan bukan kita yang susah payah mencari rejeki.
Jurus kedelapan, membiarkan kudeta. Dalam jurus ini, Ippho memberi cara gila membuat merek punya nilai komersial. Bahkan, pada taraf tertentu, membiarkan konsumen sendirilah yang ‘membajak’ merek tersebut. Menyitir gagasan kontroversial Alex Wipperfurth  dalam Brand Hijack: Marketing without Marketing. Baginya, merek adalah kanvas kosong. Konsumen dibiarkan mewarnainya. Bahkan, ‘membajak’ merek tersebut (brand hijack). Aplikasinya, bagaiman para pelanggan loyal membentuk sebuah komunitas merek dan mereka merekrut semakin banyak anggota lagi.
Jurus kesembilan, mewaspadai zaman Edan. Ippho menekankan pentingnya pandangan positif pada zaman yang berubah dengan cepat. Ia menangkap ada 5 tren bisnis kontemporer, yakni pursuit spirituality, social marketing, people power, pursuit of simplicity, dan positivity insurection. Pada saat ini, pebisnis pun mulai menggali inspirasi bisnis dari sumber-sumber spiritual. Pebisnis juga mulai memperhatikan isu-isu ekologi dan sosial kemasyarakatan dalam kebijakan bisnisnya. Konsumen punya daya pengaruh kuat. Konsumen menginginkan produk-produk yang mengusung kepraktisan. Para pebisnis mulai berfokus pada apa yang bisa dikendalikan di tengah dunia serba krisis ini.
Jurus kesepuluh, mati dengan tenang. Bisnis tidak hanya perkara mengeruk keuntungan. Ippho mengajak pebisnis untuk membuka diri pada kepedulian sosial dengan passion dan compassion. Intinya, bagaimana para pebisnis juga memerhatikan etika dalam bisnis. Berbisnis dengan hati (conscience)
    


Resume Buku Zero to Hero


Resume

Zero to Hero

Suatu hari, di Masjidil Haram seorang guru tengah menyampaikan ilmu kepada murid-muridnya. Dengan lugas, jelas, dan komunikatif, guru tersebut mengajarkan materi fiqh, muamalah, jinayah dan hokum-hukum criminal.

Namun ada yang ganjil dalam majelis ini, ternyata Pak Guru tampak jauh lebih muda dari pada murid-muridnya. Bahkan di tengah profesi belajar mengajar, ia sempat minta izin untuk minum, padahal siang itu adalah bualan Ramadhan. Kontan saja “ulah” Pak Guru menuai Protes. “Kenapa Anda Minum, padahal ini ‘kan bulan Ramadhan?”, Tanya para murid. Ia menjawab, “Aku belum wajib Berpuasa.”

Siapa Pak Guru yang terlihat nyeleneh tersebut? Ia adalah Muhammad Idris Asy-Syafi’i, yang lebih  kita kenal dengan Imam Syafi’i.

 Kita tak usah heran dengan fragmen ini, karena pada usia belum baligh Imam Syafi’i sudah menjadi ulama yang disegani. Usia Sembilan tahun sudah hafal Al-Qur’an. Usia sepuluh tahun isi kitab Al-Muwatha’ karya Imam Malik yang berisi 1720 hadits pilihan juga mampu dihafalnya dengan sempurna. Pada usia 15 tahun telah menduduki jabatan Mufti (semacam hakim agung) kota Makkah, sebuah jabatan prestisius pada masa itu. Bahkan di bawah usia 15 tahun, Imam Syafi’i sudah dikenal mumpuni dalam bidang bahasa dan sastra Arab, hebat dalam membuat sya’ir, jago qira’at, serta diakui memiliki pengetahuan yang luas tentang adat istiadat Arab yang asli. Subhanallah.

Merekapun pernah Gagal
Imam Al-Ghazali adalah orang yang gemar mencatat ilmu-ilmu yang didapatkan hingga suatu saat dia berjalan membawa hasil ilmunya dan di rampok bawaannya. Perampok merebut bawaannya berupa catatan-catatan ilmu. Imam Al Ghazali bersikeras merebutnya, tapi dia malah di cemooh, masa mengandalkan ilmu hanya pada catatan bukan dari hafalan di hati, “Al-ilmu fish shudhur la fis suthuur…”
           
            Kegagalan inilah yang melecut dirinya untuk mengambil ibrah dan merubah cara belajarnya dari sekedar mencatat menjadi menghafal. Dan hasilnya luar biasa sebagaimana kita rasakan hingga saat ini. Kegagalan lainnya adalah beliau juga pernah tersesat dalam filsafat ilmu kalam namun akhirnya tersadar dan mengungkapkan kesesatan-kesesatan ilmu filsafat atau ilmu kalam.

Bermimpi Yuk!
            Penulis mengajak para pembaca bermimpi. Ada apa dengan mimpi? Mengapa kita harus bermimpi? Bukankah mimpi itu bunganya tidur? Apa kita harus tidur dulu? Bagaimana mau maju, bukankah kita sudah kebanyakan tidur?

Begini, suatu hari Umar bin Khatab ra melakukan dialog dengan beberapa orang di zamannya. Umar bin Khatab berkata : “Berangan-anganlah!” maka salah seorang diantara yang hadir berkata : “saya berangan-angan kalau saja mempunyai banyak uang (dinar dan dirham), lalu saya belanjakan untuk memerdekakan budak dalam rangka meraih ridha Allah.”

Seorang lainnya menyahut : “Kalau saya, berangan-angan memiliki banyak harta, lalu saya belanjakan fi sabilillah.” Yang lainnya menyahut : “Kalau saya mengangankan mempunyai kekuatan tubuh yang prima lalu saya abadikan diri saya untuk member air zam-zam kepada jama’ah haji satu persatu.”

Setelah Umar bin Khatab mendengarkan mereka, ia pun berkata : “Kalau saya, berangan-angan kalau saja di dalam rumah ini ada tokoh seperti Abdullah bin Al Jarrah, Umair bin Sa’ad dan semacamnya.”
[Stop! Bangun dan bangkitlah, jangan tidur terus nanti kebablasan]
            Mungkin anda bertabya mengapa harus bermimpi sih? Memang, mimpi itu kembangnya tidur dan bukankah kita harus realistis?

            Begini para pembaca budiman, memang mimpi bisa jadi tinggal mimpi. Namun ada sebuah hikmah “Bermimpilah sebelum kamu menjadi pemimpin.” Serta “Belajarlah sebelum engkau menjadi pemimpin.”  Ternyata banyak orang-orang besar, pemimpin besar yang berangkat dari seorang pemimpi. Jadilah pemimpi yang besar untuk menjadi pemimpin yang besar. Dalam sebuah majelis, ada seorang syaikh yang mengatakan, “Laa budda lil qaa-idi yakuuna lahu ahlam, wa illa la yashluh an yahuuna qaa-idan… seorang pemimpin hharus mempunyai banyak mimpi, jika tidak dia tidak layak jadi pemimpin.”

            Memang kenyataannya, kita akan kehabisan stok pemimpin kalau tidak ada lagi orang yang berani bermimpi dan bercita-cita besar. Nah, bila untuk bermimpi saja tidak berani, bagaimana ia berani memimpin? Karena menjadi pemimpin berabti menjadi orang yang cerdas. Yakni berani berfikir mendahului  masanya, meski kadang orang lain belum bisa memahaminya. Ia juga obsesif. Memiliki pikiran dan gagasan besar di luar apa yang dipikirkan orang lain. Seperti yang dilakukan Khidr, hal-hal yang tidak bisa dipahami dan dimengerti oleh Nabi Musa.

            Tapi yang aneh, kadang untuk bermimpi dan bercita-cita saja takut apalagi untuk meraihnya. Iya kan?

Berhitung… mulai !
Kalau dihitung-hitung, masing-masing waktu kita sama : 60 detik dalam 1 menit, 60 menit dalam 1 jam dan 24 jam sehari, 7 hari sepekan dam seterusnya, anda sendiri hitunglah waktu Anda. Namun kata Imam Al Ghazali. Kalau orang umurnya 60 tahun rata-rata dan menjadikan 8 jam sehari untuk tidur, maka dalam 60 tahun iya telah tidur 20 tahun. Luar biasa… banyak banget tidurnya ya. Lah prestasinya mana…? Itulah kebanyakan manusia. Apakah termasuk kita?
           
            Kita akui, kita orang biasa. Banyak keterbatasan, kekurangan, kelemahan, kegagalan, kemalasan de el el. Itu bukan masalah. Bagaimana ditengah keterbatasan itu kita mendahsyatkan diri lahir prestasi tinggi. Itulah kepahlawanan sejati. From Zero to Hero!

            Sejarah mencatat, banyak orang besar justru lahir di tengah himpitan kesulitan bukan buaian kemanjaan. Mereka besar dengan mengurangi jam tidurnya, waktu bekerja dan kesibukan mengurusi duniawi untuk memenuhi kebutuhan ukhrawi. Menyedikitkan tidur malam untuk bisa bangun malam. Sedikit canda untuk rasakan nikmatnya ibadah. Tak berlebihan dalam bergaul ‘tuk’ rasakan lezatnya iman. Menahan diri dari maksiat biar tubuhnya tetap sehat.